INTERNATIONALLY RECOGNIZE EXPERT

Dr. Bayu Satya, B.Sc.

Dr. Bayu Satya, B.Sc. telah mendedikasikan hidupnya untuk Penanggulangan Tumpahan Minyak (Oil Spill Response/OSR) selama lebih dari 41 tahun. Beliau memulai kariernya pada tahun 1981 sebagai salesman OSRE (Oil Spill Response Equipment/peralatan penanggulangan tumpahan minyak). Kemudian beliau bergabung dengan Leadership Limited, sebuah perusahaan pemerintah Norwegia yang merupakan perusahaan tertua yang bergerak di bidang kelautan di Indonesia. Dr. Bayu Satya, B.Sc. memiliki banyak pengalaman bekerja dengan OSRE di berbagai belahan dunia, termasuk Jepang, Denmark, Inggris, dan Amerika Serikat.

Pengalaman beliau dalam memimpin tim penanggulangan tumpahan minyak di Indonesia, baik di darat maupun di laut, telah memperkuat peran OSCT INDONESIA sebagai tim penanggulangan tumpahan minyak yang mumpuni di Indonesia dan dunia. Beliau juga telah menjadi dosen independen untuk topik oil boom dan oil skimmer sejak tahun 1986.

Pada Februari 2007, Bayu Satya, B.Sc. meraih penghargaan sebagai pembicara terbaik ketiga dari 15 pakar tumpahan minyak dari seluruh dunia dalam Simposium Internasional yang diselenggarakan oleh Petroleum Association of Japan (PAJ) di Tokyo, Jepang. Beliau adalah orang Asia pertama yang masuk tiga besar pembicara dalam simposium internasional bergengsi tersebut. Beliau juga ditunjuk oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai Ketua Tim Penilaian Pangkalan Tier-2 Area I di Sumatera Utara dan Area V di Jawa Timur, di mana Area V merupakan Pangkalan Tier-2 pertama di Indonesia.

Dr. Bayu Satya, B.Sc. menerima penghargaan internasional Carthage di Campidoglio, Roma, Italia, pada tahun 2014, atas perannya dalam menyelamatkan lingkungan dari dampak negatif tumpahan minyak di Indonesia dan dunia. Penghargaan ini sangat penting bagi Indonesia karena merupakan pertama kalinya seorang warga negara Indonesia menerima penghargaan yang luar biasa tersebut.

MANAGEMENT REPRESENTATIVES

Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kukuh Surya Sigit Santosa, M.Tr. (Han)., C.Fr.A.

Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kukuh Surya Sigit Santosa dari TNI Angkatan Darat bergabung bersama jajaran Direksi dan Manajemen PT OSCT Indonesia pada akhir tahun 2025, menjelang masa pensiunnya dari TNI AD. Penunjukan beliau bertujuan memperkuat posisi perusahaan sebagai perusahaan penanggulangan tumpahan minyak terbesar di Indonesia dan kedua terbesar di dunia. Pengalaman beliau diharapkan membantu perusahaan berkembang pesat dalam melindungi lingkungan kelautan Indonesia dan dunia dari tumpahan minyak dan bahan kimia berbahaya.

Perwira tinggi kelahiran Cimahi, Jawa Barat ini memiliki pengalaman luas di bidang organisasi dan manajerial, dan terakhir menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD). Dengan izin dan restu dari KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dedikasi beliau di berbagai posisi strategis sebelumnya akan menjadi modal penting dalam memimpin OSCT Indonesia menjadi lebih profesional.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1989 ini menyandang gelar Magister Terapan Pertahanan (M.Tr.Han) dan merupakan Certified Forensic Auditor (C.Fr.A.). Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Perwira Staf Ahli bidang Komunikasi Sosial Panglima TNI, dengan menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan kemampuan manajerial yang handal.

Sebagai Direktur Utama, Mayjen Kukuh diharapkan dapat memperkuat kekompakan dan sinergi antar pimpinan OSCT Indonesia demi mencapai berbagai tonggak kesuksesan di masa depan. Beliau akan membawa semangat baru dan energi positif yang menginspirasi seluruh karyawan untuk bekerja lebih keras, berdedikasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

OPERATIONS MANAGER

Yodi Satya, B.Sc., M.Sc EDM

Bapak Yodi Satya, BSc, MSc EDM memulai kariernya pada tahun 2001 sebagai Engineer di Telstra dan beberapa perusahaan lainnya. Pada tahun 2002, beliau direkrut sebagai staf teknis Departemen Oil Spill Combat untuk membantu penanganan insiden tumpahan minyak serta mengelola arus informasi teknis di Australia. Setelah memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang penanggulangan tumpahan minyak dan produk-produknya, beliau pindah secara permanen ke Indonesia. Pada tahun 2004, beliau menduduki posisi Incident Manager, dan sejak saat itu aktif terlibat dalam penanganan insiden tumpahan minyak, pengembangan produk, dan pengembangan bisnis.

Bapak Yodi Satya, BSc, MSc EDM telah menangani banyak insiden tumpahan minyak sebagai Incident Coordinator dan Team Leader, serta menangani instalasi dan commissioning produk di Indonesia, Singapura, Timur Tengah, dan berbagai belahan dunia lainnya. Salah satu proyek yang sangat sukses di bawah kepemimpinannya adalah instalasi boom permanen di Pulau Sentosa pada tahun 2001. Beliau juga telah menyelesaikan berbagai kursus penanggulangan tumpahan minyak dengan sertifikasi terakreditasi internasional, serta berbagai kursus terkait di bidang teknik mesin dan hidrolika.

Bapak Yodi Satya, BSc, MSc EDM juga telah lulus dan memenuhi persyaratan Clearance Course yang disetujui oleh IMO dan OPIO untuk bertindak sebagai “On-Scene Commander”. Beliau memiliki sertifikasi Penanggulangan Tumpahan Minyak terakreditasi internasional, serta merupakan Trainer OPRC IMO Level 1, 2, & 3 yang terakreditasi dan berpengalaman. Beliau juga telah menyelesaikan pendidikan Magister di bidang Environmental Decision-Making dari Inggris (UK).

Saat ini, Bapak Yodi Satya, BSc, MSc EDM menjabat sebagai Operations Manager dan Incident Commander Oil Spill Combat Team (OSCT). Pada tahun 2015, beliau diundang sebagai pembicara dalam Workshop Penanggulangan Tumpahan Minyak yang diselenggarakan di Jepang oleh Petroleum Association of Japan (PAJ). Beliau mempresentasikan topik “Emerging Role of National Oil Spill Response Centers Beyond Borders”. Presentasi ini mengantarkan beliau meraih penghargaan sebagai pembicara paling mengesankan kedua dari 8 pakar internasional dalam workshop tersebut.

DIRECTOR

Hariadi Soeharsono, S.E.

Bapak Hariadi memulai kariernya pada tahun 1988 di departemen Sumber Daya Manusia dan Keuangan. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 17 tahun dalam meningkatkan sistem manajemen sumber daya manusia dan mengembangkan audit keuangan yang baik, guna memastikan perusahaan tempat beliau bekerja mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku, serta tetap kompetitif dengan staf produksi, pemasaran, serta penelitian dan pengembangan yang kompeten dan berkelas dunia.

Berkat pengalamannya, Bapak Hariadi dipercaya menjadi Direktur OSCT Indonesia pada tahun 2015. Sejak saat itu, beliau aktif memantau penerapan Sistem Mutu ISO 9001:2008, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004, dan Standar Keselamatan OHSAS 18001:2007, serta terlibat aktif dalam Manajemen Sumber Daya Manusia dan Audit Keuangan. Beliau memastikan OSCT Indonesia memiliki responder yang selalu siap menanggulangi tumpahan.

Tidak hanya memastikan kesiapan para responder, beliau juga memastikan bahwa personel OSCT Indonesia memberikan layanan sesuai dengan peraturan Indonesia, pedoman IMO, dan standar internasional.

Beliau juga terus berfokus pada peningkatan sistem manajemen sumber daya manusia perusahaan, serta pengembangan sistem manajemen keuangan yang baik. Selain itu, dengan pengalamannya di bidang Audit Keuangan, Bapak Hariadi turut membantu memastikan OSCT Indonesia siap melakukan IPO (Initial Public Offering/penawaran umum perdana) dalam waktu dekat.

Di bawah kepemimpinan dan pengalaman Bapak Hariadi, OSCT Indonesia saat ini menjadi pusat penanggulangan tumpahan minyak terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di dunia, dengan lebih dari 200 personel terampil berkelas dunia.